Menu

Mode Gelap

Keuangan

Kisah Nabi Yusuf Jadi Contoh Manajemen Krisis dalam Edukasi Pasar Modal

badge-check


					Kisah Nabi Yusuf Jadi Contoh Manajemen Krisis dalam Edukasi Pasar Modal Perbesar

Bengkulu – Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Provinsi Bengkulu, Marina Rasyada, menegaskan pentingnya manajemen keuangan sebagai bekal menghadapi tantangan ekonomi dan potensi krisis di masa depan.

Hal tersebut disampaikan Marina dalam kegiatan edukasi pasar modal bersama para jurnalis di Kantor BEI Bengkulu, Senin (2/2). Ia mencontohkan kisah Nabi Yusuf AS yang menerapkan manajemen krisis melalui pengelolaan hasil pertanian pada masa subur sebagai persiapan menghadapi masa paceklik.

Menurut Marina, ketidakmampuan mengelola keuangan dapat menyebabkan pendapatan tidak lagi mencukupi kebutuhan, terutama saat kondisi darurat. Karena itu, setiap individu perlu menyiapkan dana darurat melalui perencanaan keuangan yang baik, termasuk dengan menabung dan berinvestasi.

Ia menjelaskan, Nabi Yusuf AS mengelola perekonomian Mesir dengan menyimpan gandum selama tujuh tahun masa subur dan membatasi konsumsi untuk menghadapi tujuh tahun masa sulit. Prinsip tersebut relevan diterapkan dalam kehidupan modern.

Marina juga menyoroti bahwa menabung saja berisiko tergerus inflasi, sementara investasi pada aset yang tepat berpotensi memberikan pertumbuhan nilai.

Melalui investasi pasar modal, peserta edukasi, termasuk wartawan, diperkenalkan cara membuka akun, memilih instrumen, serta memahami manajemen risiko agar dapat mengelola keuangan secara bijak dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Baca Juga

Ramai-ramai Pimpinan OJK Mengundurkan Diri

30 Januari 2026 - 16:22 WIB

OJK Tunjuk Plt Dirut BEI Pasca Pengunduran Diri Iman Rachman

30 Januari 2026 - 16:21 WIB

Mirza Adityaswara Mundur dari Jabatan Wakil Ketua DK OJK

30 Januari 2026 - 16:17 WIB

Bank Raya Dorong Inklusi Keuangan Digital lewat Program Pesta Raya

16 Januari 2026 - 09:48 WIB

OJK Bersama Polri Kerjasama Tangani Penipuan Keuangan

16 Januari 2026 - 03:47 WIB

Trending di Keuangan