Menu

Mode Gelap

Daerah

Produksi Padi Bengkulu Triwulan I Diperkirakan Capai 73,53 Ribu Ton

badge-check


					Produksi Padi Bengkulu Triwulan I Diperkirakan Capai 73,53 Ribu Ton Perbesar

Produksi Padi Bengkulu Triwulan I 2026 Diperkiraka Naik 0,64 Persen

Bengkulu – Produksi padi di Provinsi Bengkulu pada periode Januari hingga Maret 2026 diperkirakan mencapai 73,53 ribu ton gabah kering giling (GKG). Angka ini meningkat 0,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar 73,06 ribu ton GKG.

Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Bengkulu, Reni Puspasari, mengatakan peningkatan produksi tersebut sejalan dengan bertambahnya potensi luas panen. Pada Januari hingga Maret 2026, luas panen diperkirakan mencapai 14,25 ribu hektare atau naik sekitar 3,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Reni, kenaikan potensi produksi padi didorong oleh bertambahnya luas panen pada awal tahun serta kemungkinan adanya pergeseran masa panen di sejumlah wilayah akibat faktor cuaca. Selain padi, potensi produksi beras di Provinsi Bengkulu pada Januari hingga Maret 2026 juga diperkirakan mencapai 42,35 ribu ton beras, atau meningkat 0,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

BPS menegaskan potensi produksi padi dan beras tersebut perlu dijaga agar dapat terealisasi secara optimal. Upaya tersebut antara lain dengan memperhatikan kondisi cuaca dan potensi gangguan bencana, mengingat data ini menjadi gambaran awal ketersediaan pangan daerah.

Sementara itu, sepanjang Januari hingga Desember 2025, produksi padi di Provinsi Bengkulu tercatat mencapai 266,57 ribu ton GKG dengan luas panen 51,65 ribu hektare. Luas panen tersebut menurun 4,12 ribu hektare atau 7,39 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 55,78 ribu hektare.

Penurunan luas panen tersebut berdampak pada produksi padi 2025 yang turun 6,28 ribu ton atau 2,30 persen dibandingkan 2024 yang sebesar 272,85 ribu ton GKG. Sejalan dengan itu, produksi beras untuk konsumsi pangan penduduk pada 2025 tercatat 153,53 ribu ton, menurun 2,30 persen dibandingkan produksi beras tahun 2024 yang mencapai 157,15 ribu ton.

Facebook Comments Box

Baca Juga

Edi Haryanto Dukung Pelabuhan Pulau Baai Jadi Kawasan Industri

3 Februari 2026 - 13:31 WIB

Inflasi Bengkulu Terkendali

26 Januari 2026 - 10:25 WIB

PO SAN Perkenalkan Bus Listrik Ramah Lingkungan

26 Januari 2026 - 01:46 WIB

APJI Bengkulu Gelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Sertifikasi Chef de Partie

26 Januari 2026 - 01:14 WIB

Geothermal Muara Kemumu Dieksplorasi, Pemkab Kepahiang Tekankan Aturan dan Dampak Sosial

23 Januari 2026 - 05:33 WIB

Trending di Daerah