Bengkulu – Harga cabai merah di Kota Bengkulu terus mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Saat ini, harga cabai merah di pasaran berada di kisaran Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram, jauh lebih murah dibandingkan beberapa waktu lalu yang sempat melonjak.
Pantauan di Pasar Panorama Kota Bengkulu menunjukkan harga cabai merah relatif stabil di kisaran tersebut selama tiga hari terakhir. Penurunan harga ini dipicu oleh melimpahnya pasokan cabai di pasaran, seiring masuknya hasil panen petani dari sejumlah wilayah sekitar Bengkulu.
Salah seorang pedagang cabai di Pasar Panorama, Nadiar, mengatakan pasokan cabai saat ini cukup banyak sehingga berdampak langsung pada turunnya harga jual. Menurutnya, distribusi cabai dari petani kecil berjalan lancar dan stok yang tersedia mampu memenuhi kebutuhan pasar.
“Sekarang cabai banyak, pasokan dari petani juga lancar. Sudah beberapa hari ini harganya di kisaran Rp30 ribu sampai Rp40 ribu per kilo,” ujar Nadiar, Sabtu (17/1/2026).
Turunnya harga cabai merah tersebut disambut positif oleh masyarakat. Warga mengaku merasa terbantu karena cabai merupakan salah satu bahan pokok yang hampir selalu digunakan dalam kebutuhan memasak sehari-hari.
Salah seorang warga, Ice, berharap penurunan harga cabai ini bisa diikuti oleh komoditas kebutuhan pokok lainnya. “Kami senang cabai turun. Harapannya harga bahan pokok lain seperti ayam, ikan, bawang, dan beras juga ikut turun,” katanya.
Masyarakat berharap kondisi harga kebutuhan pokok yang stabil dan terjangkau dapat terus bertahan. Dengan harga yang lebih ramah di kantong, daya beli warga diharapkan tetap terjaga dan kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi dengan baik.











